Senin, 18 November 2024

BILLBOARD

 


Penjelasan tentang Billboard

Billboard adalah salah satu bentuk iklan luar ruang (outdoor advertising) yang digunakan untuk mempromosikan produk, layanan, acara, atau pesan tertentu kepada khalayak luas. Bentuk iklan ini umumnya berbentuk papan besar yang dipasang di tempat strategis, seperti di tepi jalan raya, persimpangan jalan, dekat bandara, atau lokasi yang memiliki lalu lintas tinggi. Billboard menjadi alat komunikasi visual yang efektif karena memiliki ukuran yang besar dan mudah terlihat oleh pengemudi, pejalan kaki, serta orang-orang yang berada di sekitar lokasi tersebut. Dalam dunia pemasaran, billboard memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran merek, menarik perhatian konsumen, serta menciptakan persepsi positif terhadap sebuah produk atau jasa.


Sejarah dan Perkembangan Billboard

Billboard pertama kali muncul pada akhir abad ke-19. Pada saat itu, perusahaan-perusahaan mulai menggunakan papan reklame untuk mempromosikan barang atau jasa mereka, seiring dengan berkembangnya transportasi dan pergerakan orang yang semakin tinggi. Pada awalnya, iklan luar ruang menggunakan media berupa papan kayu atau logam, dengan cat atau gambar yang dilukis tangan. Namun, seiring waktu, teknologi percetakan dan digitalisasi berkembang pesat, memungkinkan perusahaan untuk mencetak iklan dengan gambar dan teks yang lebih beragam serta warna yang lebih hidup.

Seiring dengan kemajuan teknologi, penggunaan billboard juga mengalami transformasi besar. Dari yang awalnya berupa papan statis, kini billboard juga hadir dalam bentuk digital yang memungkinkan perubahan pesan iklan secara real-time, dengan visual yang lebih dinamis dan menarik. Billboard digital ini bahkan dapat menyesuaikan pesan berdasarkan waktu, cuaca, atau kondisi lalu lintas, menjadikannya semakin relevan dan menarik bagi audiens yang lebih luas.


Jenis-Jenis Billboard

Billboard dapat dibedakan berdasarkan bentuk, ukuran, lokasi pemasangan, serta teknologi yang digunakan. Berikut adalah beberapa jenis billboard yang umum ditemui:

1. Billboard Statis (Traditional Billboard)

   Jenis billboard yang paling umum dan klasik, terbuat dari papan besar yang menampilkan gambar, logo, atau teks yang dicetak dengan bahan vinyl, plastik, atau kertas. Billboard ini tidak berubah-ubah dan hanya menampilkan satu iklan yang tetap dalam jangka waktu tertentu.

2. Billboard Digital (Digital Billboard)

   Billboard ini menggunakan layar elektronik untuk menampilkan iklan yang bisa berubah-ubah dalam waktu yang singkat. Iklan bisa berupa gambar, video, atau animasi, dan dapat diperbarui secara cepat tanpa perlu mengganti fisik papan. Billboard digital memberikan fleksibilitas lebih bagi pengiklan, serta dapat menarik perhatian lebih banyak orang dengan visual yang lebih menarik.

3. Billboard Mural atau Wallscape

   Ini adalah billboard yang dipasang langsung di dinding gedung atau bangunan besar. Biasanya berukuran sangat besar dan menggunakan cat atau grafis untuk menciptakan desain iklan yang terintegrasi dengan bangunan yang ada. Billboard jenis ini lebih artistik dan sering dipakai di kota-kota besar dengan tata letak yang padat.

4. Billboard Mobil atau Mobil Billboard

   Iklan ini dipasang pada kendaraan yang berkeliling di area-area tertentu. Billboard jenis ini sangat efektif karena dapat bergerak dan menjangkau berbagai tempat di sepanjang rute kendaraan tersebut.

5. Billboard Interaktif

   Jenis iklan terbaru ini memungkinkan interaksi dengan audiens secara langsung, baik melalui teknologi sensor atau QR code yang dapat dipindai oleh ponsel. Ini memberikan pengalaman lebih personal bagi konsumen dan dapat meningkatkan keterlibatan mereka dengan pesan yang disampaikan.

6. Billboard Tri-Vision (Rotating Billboard)

   Jenis billboard ini terdiri dari beberapa panel yang dapat berputar atau berganti posisi secara bergantian. Setiap sisi menampilkan pesan atau gambar yang berbeda, memberikan kesempatan kepada pengiklan untuk memanfaatkan satu papan untuk menampilkan beberapa pesan dalam waktu yang singkat.

7. L.E.D Billboard

Jenis billboard yang pertama ini memanfaatkan teknologi canggih dalam menampilkan gambar bergerak atau video dari siang hingga malam hari. Billboard ini memuat konten dengan format JPEG atau audio visual dengan kualitas tinggi dan masuk ke dalam golongan OOH advertising digital.

8. Neon Box

Papan iklan ini memiliki bentuk kotak yang terbuat dari material akrilik untuk layarnya yang ada pada bagian belakang dan juga depan papan. Pada bagian dalam kotak terdapat lampu neon dan lampu TL supaya tulisan atau gambar pada akrilik dapat terlihat jelas oleh pembaca.

9. Backlite dan Frontlite

Jenis billboard yang ketiga ini umumnya terletak di jalan tol atau sisi jalan secara vertikal. Sekarang ini kamu bisa dengan mudah melihat beragam jenis panel kontrol, khususnya di kota-kota besar. Biasanya bentuk papan iklan ada yang frontlite vertikal dan ada juga yang frontlite horisontal.

10. Geometrics

Papan reklame ini memakai ilusi 3 dimensi, tujuannya adalah memberikan kesan kepada pembacanya untuk melihat dari segala arah. Bahkan saat gambar kamu lihat di permukaan datar.


Kelebihan Billboard

• Billboard dapat dimanfaatkan untuk menyampaikan informasi secara singkat, jelas, dan padat.

• Berfungsi sebagai media informasi atau iklan yang paling tepat sasaran dan efektif jika ditempatkan di tempat yang tepat.

• Dapat menjangkau daerah yang lebih luas (kabupaten, kelurahan, atau desa).


Kekurangan Billboard

• Dengan ukurannya yang besar, pemasangan billboard membutuhkan lokasi yang lapang dan luas.

• Jika ditempatkan di tempat yang tidak tepat, informasi yang terdapat dalam billboard tidak akan terlihat jelas, baik oleh pengemudi yang sedang berkendara maupun pejalan kaki yang berlalu lalang melewati tempat tersebut.

• Berada di tempat terbuka membuat billboard lebih cepat rusak akibat faktor cuaca, seperti panas dan hujan


Ciri-ciri Billboard 

Ukuran: Billboard memiliki ukuran yang sangat besar, biasanya lebih dari 3 meter. Perbandingan tinggi dan lebarnya adalah 2:3. 

Warna: Billboard menggunakan warna yang kontras agar mudah dibaca. 

Huruf dan ilustrasi: Billboard menggunakan huruf dan ilustrasi berukuran besar agar mudah dibaca. 

Bahasa: Billboard menggunakan bahasa yang jelas, singkat, dan menarik. 

Penempatan: Billboard diletakkan di posisi yang tinggi dan tempat yang ramai, seperti pertigaan atau perempatan jalan. 

Material: Billboard dibuat dari kerangka aluminium atau sejenisnya, fiberglass, kaca, logam, atau bahan lain sejenisnya. 


Keuntungan Billboard dalam Pemasaran

1. Visibilitas Tinggi

   Salah satu keunggulan utama billboard adalah visibilitasnya yang sangat tinggi. Ukurannya yang besar dan lokasinya yang strategis memastikan bahwa iklan dapat dilihat oleh ribuan orang setiap hari. Ini sangat efektif dalam meningkatkan kesadaran merek dan memastikan bahwa produk atau layanan tetap dikenali oleh publik.

2. Keterjangkauan dalam Jangka Panjang

   Meskipun biaya pemasangan billboard dapat bervariasi tergantung lokasi dan ukuran, billboard memiliki daya tahan yang lebih lama dibandingkan dengan bentuk iklan lainnya. Iklan dapat terus terlihat selama periode kontrak yang disepakati, memberikan nilai lebih untuk uang yang dikeluarkan.

3. Mencapai Audiens yang Luas

   Billboard dapat menjangkau audiens dalam jumlah besar sekaligus. Hal ini membuat billboard sangat efektif untuk brand yang ingin meningkatkan visibilitas mereka di kalangan konsumen yang lebih luas, termasuk yang sedang dalam perjalanan atau beraktivitas di luar ruangan.

4. Mudah untuk Dikenali

   Desain billboard yang besar dan mencolok membuat pesan iklan lebih mudah diingat. Dengan pemilihan gambar atau pesan yang kuat dan sederhana, audiens dapat dengan cepat mengenali merek dan produk yang dipromosikan.

5. Meningkatkan Kredibilitas dan Kepercayaan 

   Adanya billboard di tempat-tempat umum sering kali memberi kesan bahwa merek tersebut besar dan kredibel. Keberadaan fisik yang mencolok di lokasi strategis bisa memberikan persepsi bahwa perusahaan tersebut stabil dan berpengaruh.

6. Targeting Lokasi Tertentu 

   Billboard dapat dipasang di lokasi yang sangat spesifik, yang memungkinkan pengiklan untuk menjangkau konsumen yang memiliki kepentingan atau kebutuhan tertentu. Misalnya, billboard yang dipasang di dekat pusat perbelanjaan atau area bisnis bisa menarik konsumen yang berpotensi tertarik dengan produk atau layanan yang ditawarkan.


Tantangan dalam Penggunaan Billboard

1. Biaya Tinggi

   Biaya pemasangan billboard di lokasi strategis bisa sangat mahal, terutama di kota-kota besar dengan tingkat persaingan yang tinggi. Ini menjadi tantangan besar bagi bisnis kecil atau startup yang memiliki anggaran terbatas.

2. Terbatasnya Ruang untuk Pesan  

   Karena billboard merupakan media luar ruang yang dilihat dalam waktu singkat, pesan yang ditampilkan harus sangat singkat, jelas, dan mudah dipahami dalam hitungan detik. Keterbatasan ruang ini sering kali membuat pengiklan kesulitan untuk menyampaikan pesan yang lebih kompleks.

3. Keterbatasan Audiens yang Dapat Dijangkau

   Meskipun billboard memiliki jangkauan audiens yang luas, ia terbatas pada mereka yang berada di area tersebut, baik pejalan kaki maupun pengemudi. Tidak semua orang yang melihat iklan tersebut akan merespons atau tertarik untuk mengambil tindakan lebih lanjut.

4. Pengaruh Cuaca dan Waktu  

   Billboard statis atau tradisional rentan terhadap cuaca buruk, seperti hujan atau angin kencang, yang bisa merusak kualitas dan keterbacaan iklan. Billboard digital, meskipun lebih tahan terhadap kondisi cuaca, memerlukan pemeliharaan dan daya listrik yang lebih tinggi.


 Desain Billboard yang Efektif

Desain billboard yang baik harus memperhatikan beberapa hal agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh audiens, meskipun hanya dalam waktu singkat. Beberapa prinsip desain yang efektif untuk billboard meliputi:

1. Sederhana dan Jelas

   Pesan yang disampaikan harus singkat, jelas, dan mudah dipahami. Penggunaan teks yang terlalu banyak atau gambar yang kompleks dapat mengurangi dampak visualnya.

2. Penggunaan Warna yang Kontras 

   Pilihlah warna-warna yang kontras untuk memastikan bahwa teks dan gambar dapat terbaca dengan jelas, bahkan dari jarak jauh atau saat berjalan cepat.

3. Fokus pada Branding

   Pastikan elemen merek seperti logo dan slogan terlihat dengan jelas dan mudah diingat. Ini membantu dalam meningkatkan pengenalan merek di kalangan audiens.

4. Tampilan yang Menarik 

   Gunakan gambar atau ilustrasi yang menarik dan relevan dengan produk atau pesan yang ingin disampaikan. Gambar visual yang kuat dapat meningkatkan daya tarik dan daya ingat iklan.

5. Pilih Font yang Mudah Dibaca

   Gunakan font yang besar, tebal, dan mudah dibaca dari kejauhan. Hindari font yang terlalu dekoratif yang mungkin sulit dibaca dalam kecepatan tinggi.


Kesimpulan

Billboard adalah salah satu bentuk iklan luar ruang yang paling efektif untuk menjangkau audiens dalam jumlah besar dengan pesan yang sederhana namun kuat. Meskipun memiliki beberapa tantangan, seperti biaya tinggi dan keterbatasan ruang pesan, billboard tetap menjadi pilihan populer dalam strategi pemasaran. Perkembangan teknologi telah membawa iklan billboard ke era digital, di mana iklan bisa lebih dinamis dan relevan dengan audiens. Dengan desain yang tepat dan pemilihan lokasi yang strategis, billboard dapat menjadi alat yang sangat efektif untuk meningkatkan kesadaran merek dan mempromosikan produk atau layanan secara luas.

Senin, 23 September 2024

MEDIA SOSIAL

 

 A. Ruang Lingkup Media Sosial

Media sosial merupakan platform digital yang menyediakan fasilitas bagi penggunaannya untuk melakukan aktivitas sosial. Perkembangan teknologi dan meluasnya jaringan internet yang terjadi saat ini menjadikan media sosial semakin mudah diakses oleh masyarakat, Berbagai fitur yang ditawarkan dalam media sosial memberikan pengaruh bukan hanya dalam hal kemudahan mendapatkan hiburan, melainkan interaksi antarpengguna, seperti memberikan informasi berupa tulisan, foto, dan video. Hal tersebut membuat media sosial dianggap sebagai alternatif bagi masyarakat yang membutuhkan sarana interaksi untuk bebagai tujuan, seperti promosi, membangun relasi, komunikasi jarak jauh, dan sebagainya. Dalam penggunaannya, media sosial bergantung pada jaringan internet atau status online agar dapat terhubung dengan pengguna lainnya.


1. Pengertian Media Sosial

Berikut pengertian media sosial menurut berbagai sumber.

a. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Media sosial adalah laman atau aplikasi yang memungkinkan pengguna membuat dan berbagi isi atau terlibat dalam jaringan sosial.

b. Chris Brogan --> Media sosial adalah salah satu perangkat yang muncul sebagai alat komunikasi, berisi berbagai kemungkinan dalam menciptakan bentuk dan gaya interaksi baru seiring perkembangan dan kemajuan teknologi.

c. Dave Kerpen --> Definisi media sosial merujuk pada tempat berkumpulnya gambar, video, tulisan, dan hubungan interaksi dalam jaringan. Kondisi ini berlaku untuk individu maupun antarkelompok seperti dalam organisasi.

d. B.K Lewis --> Media sosial merupakan suatu label berkaitan dengan teknologi digital yang berpotensi membuat masyarakat dapat saling terhubung dan melakukan interaksi serta memproduksi dan membagikan pesan. Berdasarkan beberapa pengertian tersebut, dapat disimpulkan bahwa media sosial adalah sarana komunikasi berbasis digital yang memungkinkan penggunanya saling terhubung dengan cara bertukar informasi melalui teks, foto, dan video tanpa perlu bertemu langsung

Berdasarkan beberapa pengertian tersebut, dapat disimpulkan bahwa media sosial adalah sarana komunikasi berbasis digital yang memungkinkan penggunanya saling terhubung dengan cara bertukar informasi melalui teks, foto, dan video tanpa perlu bertemu langsung


2. Karakteristik Media Sosial

Beberapa karakteristik dari media sosial, di antaranya sebagai berikut.

a. Partisipasi : Media sosial mendorong adanya kontribusi dan umpan balik agar setiap orang tertarik menggunakannya, tanpa terhalang/ terbatas adanya jarak.

b. Keterbukaan : Media sosial merupakan sarana komunikasi yang bersifat terbuka, artinya setiap pengguna dapat berpartisipasi untuk saling memberikan masukan melalui voting, berbagi informasi melalui status, dan menyampaikan pendapat melalui kolom komentar.

c. Perbincangan : Media sosial sangat memungkinan terjadinya komunikasi dua arah, baik antarpengguna maupun antara pengguna dan pengelola media sosial.

d. Keterhubungan : Media sosial membentuk konektivitas atau keterhubungan baik antarpenggunanya maupun situs-situs lainnya yang dapat diakses.


3. Fungsi Media Sosial 

Seperti yang telah diuraikan, media sosial merupakan sarana interaksi yang memberi kemudahan bagi penggunanya, khususnya dalam hal komunikasi dan menjalin relasi. Berbagai kemudahan dapat dirasakan dengan memaksimalkan fitur yang ada. Selain fungsi dalam hal tersebut, media sosial juga memiliki fungsi-fungsi Lain, di antaranya sebagai berikut.

a. Komunikasi : Melalui bantuan internet, media sosial menjadi tempat berkumpul bagi para pengguna yang berasal dari seluruh penjuru dunia. Interaksi antara mereka lebih mudah terbangun tanpa adanya batasan waktu dan geografis.

b. Branding : Bentuk komunikasi lain yang bisa dilakukan melalui media sosial adalah branding. Seorang pebisnis dapat meggunakan media sosial sebagai sarana untuk melakukan promosi atau jual-beli secara online.

c. Marketing : Media sosial berfungsi sebagai sarana pemasaran yang efektif karena dapat menjangkau banyak orang.

d. Mentransformasi praktik komunikasi searah menjadi dua arah Media sosial mengubah komunikasi searah menjadi dua arah, yakni dari satu penutur ke banyak audiens (one to many) menjadi praktik komunikasi dialogis (bersifat terbuka/terdapat interaksi) antaraudiens (mony to many).


4. Manfaat Media Sosial

Apabila digunakan dengan tepat, media sosial dapat memberikan banyak manfaat bagi penggunanya. Adapun manfaat dari media sosial, antara lain sebagai berikut.

a. Media untuk belajar : Beberapa situs media sosial bisa digunakan untuk belajar karena memuat materi pembelajaran berupa informasi atau data yang dapat diakses dengan mudah, baik yang dibagikan secara resmi oleh situs itu sendiri maupun yang dibagikan oleh sesama pengguna.

b. Tempat dokumentasi : Media sosial sering menjadi tempat untuk menyimpan dokumentasi dalam bentuk foto, video, dan tulisan. Namun, mengunggah konten di media sosial berarti memberikan kesempatan kepada pengguna lain untuk melihat dan memberikan tanggapan atas konten yang diunggah.

c. Media marketing : Manfaat media sosial lainnya adalah sebagai media marketing. Dalam hal pengenalan produk, media sosial merupakan sarana yang tepat karena dapat menjangkau banyak orang sehingga produk lebih mudah diketahui. Sementara itu. dalam proses jual beli, media sosial memberikan manfaat.


5. Layanan Media Sosial 

Layanan media sosial diartikan sebagai teknologi interaktif yang memfasilitasi setiap pengguna agar dapat saling berbagi informasi, ide, minat, ataupun bentuk interaksi lain melalui komunitas dalam jaringan virtual. Berikut merupakan berbagai layanan dan jenis media sosial yang sangat populer di tengah masyarakat.

a. Layanan blog

Pada dasarnya, layanan blog dapat dipahami sebagai jurnal pribadi yang terdapat di internet. Jenis media sosial ini berfungsi membagikan catatan atau pandangan penggunanya tentang berbagai isu. Video atau foto dapat digunakan untuk melengkapi jurnal yang dibagikan pengguna. Selain digunakan untuk kepentingan bisnis, misalnya membangun brand atau mempromosikan produk, blog juga digunakan sebagai sarana berbagi informasi atau pengetahuan seputar bidang-bidang tertentu yang menjadi minat penggunanya, misalnya gaya hidup, pengelolaan keuangan, kesehatan, teknologi, atau kuliner. Pengguna media sosial jenis ini biasanya disebut sebagal narablog atau bloger. Contoh dari media sosial layanan blog. yaitu WordPress dan Blogspot.

b. Layanan jejaring sosial (social network)

Layanan jejaring sosial, atau biasa disebut juga dengan social networks, merupakan jenis media sosial yang saat ini paling banyak digunakan oleh masyarakat dunia. Media sosial jenis ini berfungsi sebagai tempat interaksi untuk banyak orang. Dalam layanan ini, pengguna biasanya saling mengirim pesan, informasi, foto, ataupun video. Contoh media sosial layanan jejaring sosial adalah Facebook dan Linkedin.

c. Layanan blog mikro (microblogging)

Jenis media sosial ini menyajikan halaman yang lebih ringkas karena terdapat pembatasan jumlah karakter untuk pesan/informasi yang akan dibagikan. Dengan demikian, jenis media sosial ini biasanya hanya memuat pesan singkat dan tajam yang merujuk pada kondisi/berita terkini. Hal tersebut membuat layanan mikro blog memiliki kecepatan yang lebih baik dalam menyampaikan pesan dibandingkan layanan blog. Contoh layanan blog mikro adalah Twitter.

d. . Layanan berbagi media (media sharing)

Jenis layanan media sosial selanjutnya adalah layanan berbagi media atau media shoring. Media sosial jenis ini mulai banyak digunakan seiring menjamurnya tren-tren tertentu yang berkaitan dengan foto, video, dan musik. Apabila Anda sering menghabiskan waktu luang atau waktu belajar melalui platform media sosial, seperti YouTube atau Soundcloud, Anda sebenarnya telah terbiasa menggunakan layanan berbagi media tersebut. Media sharing berfokus pada aktivitas interaksi antarpengguna dengan saling membagikan konten media, seperti foto, audio. atau video. Contoh lain dari layanan berbagi media adalah Instagram dan Flickr.

e. Layanan kolaborasi

Melalui layanan kolaborasi, pengguna saling berkolaborasi untuk menghasilkan sesuatu berupa konten. Namun, pada dasarnya, dalam layanan kolaborasi ini pengguna diperbolehkan membuat konten sekaligus melakukan koreksi terhadap isi konten dari anggota lain pada situs tersebut. Salah satu contoh layanan kontribusi yang paling populer saat ini adalah Wikipedia. 

f. Layanan forum

Layanan forum digunakan sebagai tempat untuk membincangkan berbagai hal atau topik secara spesifik dalam suatu ruang diskusi. Contoh media sosial layanan forum adalah Kaskus dan Quora.


6. Jenis-jenis Media Sosial

Terdapat beberapa jenis media sosial, di antaranya sebagai berikut.

a. Bookmarking : Social bookmarking adalah sebuah metode yang dapat dilakukan oleh pengguna internet untuk mengorganisasi. menyimpan, mengelola, dan mencari sumber daya/informasi yang tersedia secara online. Social bookmarking digunakan untuk menandai dan menyimpan sebuah website yang akan dibaca nanti. Selain itu, social bookmarking juga dapat meningkatkan performa website.

b. Wiki : Wiki adalah sebuah situs web (atau koleksi dokumen hiperteks lainnya) yang memperbolehkan penggunanya menambah atau menyunting (mengedit) isi situs. Istilah ini juga dapat merujuk.kepada perangkat lunak kolaboratif yang digunakan untuk menciptakan situs website. Wiki adalah sebuah situs grup yang terdiri atas Wikipedia, WikiHow, dan lain sebagainya.

c. Flickr : Flickr adalah situs dari Yahoo yang khusus digunakan untuk berbagi foto. Flickr menjadikan sebuah foto photo catalog yang setiap produknya dapat dipasarkan.

d. Creating opinion : Sesuai namanya, creating opinion merupakan jenis media sosial yang memberikan sarana kepada para penggunanya untuk saling berbagai opini. Melalui media sosial tersebut, semua orang dapat menjadi penulis, jurnalis, ataupun komentator.

e. Jejaring sosial : Jejaring sosial merupakan pemanfaatan media sosial untuk menjalin atau membangun berbagai jaringan, baik pertemanan, bisnis, komunitas, dan sebagainya. Melalui situs-situs berbagi konten yang terdapat pada jejaring sosial, pengguna mengunggah berbagai hal untuk berbagi kepada orang lain. Adapun beberapa contoh dari aplikasi media sosial tersebut, antara lain Facebook, WhatsApp, Line, YouTube, Twitter, dan Instagram.

f. Situs social networking : Situs social networking merupakan media berbasis internet yang memungkinkan para penggunanya. saling berinteraksi menggunakan profil/akun pribadi mereka. Situs social networking yang dimaksud adalah Linkedin, Facebook, dan My Space.

Senin, 26 Agustus 2024

KEMASAN PRODUK




Pengemasan (packaging) mencakup semua kegiatan dalam merancang dan memproduksi wadah atau pembungkus suatu produk. Dengan demikian, kemasan bukan sekadar bungkus atau wadah, melainkan juga rancangan dari kemasan produk yang berperan penting dalam penjualan. Konsumen sering kali mengambil keputusan untuk membeli suatu barang hanya karena kemasannya lebih menarik dibandingkan kemasan produk lain yang sejenis. Jadi, apabila ada produk yang sama, baik dari mutu, bentuk maupun merek yang sudah sama-sama dikenal, konsumen cenderung akan memilih produk yang kemasannya lebih menarik. Oleh karena itu, kemasan merupakan bagian yang penting dari sebuah produk sehingga harus dirancang dengan mempertimbangkan berbagai manfaat dan tujuannya.

 Adapun tujuan dilakukannya pengemasan. antara lain sebagai berikut.

a.Pengemasan dilakukan untuk melindungi isi produk (protection) agar terhindar dari kerusakan, kehilangan, dan berkurangnya kadar atau isi dari produk.

 b. Pengemasan dilakukan untuk memberikan kemudahan dalam penggunaan (operating) produk, misalnya agar produk yang dikemas tidak tumpah atau terjatuh ketika digenggam. Dengan demikian. pengemasan juga berperan sebagai alat bantu dalam menggunakan produk, seperti produk obat nyamuk dan parfum dengan packaging khusus sehingga konsumen dapat dengan mudah menyemprotkan isinya.

 c. Pengemasaan dilakukan agar bermanfaat, khususnya dalam hal pemakaian ulang (reusable) kemasan tersebut. Sebagai contoh, kemasan dapat diisi kembali (refill), baik dengan isi produk yang sama maupun berbeda

d. Pengemasan dilakukan untuk memberikan daya tarik (promotion) jika dilihat dari aspek artistik, warna, bentuk, dan desainnya.

e. Pengemasan dilakukan untuk memberikan identitas (image) agar produk terkesan kuat atau awet, lembut, dan mewah.

f. Pengemasan dilakukan untuk distribusi (shipping) agar produk mudah disusun, dihitung, dan ditangani.

g. Pengemasan bertujuan memberikaninformasi (labelling) yang menyangkut isi, pemakaian, dan kualitas.

h. Pengemasan ditujukan sebagai cermin inovasi produk yang berkaitan dengan kemajuan teknologi dan daur ulang.


Kemasan dibagi menjadi tiga tingkatan, yaitu kemasan primer, kemasan sekunder, dan kemasan pengiriman

 a. Kemasan primer
Kemasan primer adalah kemasan yang bersentuhan langsung dengan produk. Dengan kata lain, kemasan primer merupakan wadah untuk suatu produk. Kemasan primer memungkinkan produk untuk dijual secara eceran kepada konsumen. Kemasan primer biasanya terbuat dari bahan yang kedap air dan udara sehingga ketahanan atau stabilitas produk terjaga. Contohnya, kemasan berbahan plastik yang digunakan untuk mengemas berbagai makanan dan minuman, seperti mi instan, keripik, saus, dan sebagainya.



 b. Kemasan sekunder
Kemasan sekunder merupakan kemasan yang tidak bersentuhan langsung dengan produk sehingga hanya bertujuan melindungi kemasan primernya. Dengan demikian, kemasan sekunder biasanya tidak berpengaruh pada stabilitas produk karena tidak bersentuhan langsung. Contoh kemasan sekunder, yaitu kotak karton yang digunakan untuk membungkus botol obat sirup dan kaleng untuk membungkus permen yang jumlahnya banyak.



 C. Kemasan pengiriman (tersier)
Kemasan pengiriman atau kemasan tersier merupakan kemasan yang berfungsi melindungi kemasan produk, kemasan primer, dan kemasan sekunder. Kemasan pengiriman digunakan sebagai pelindung selama pengangkutan. Kemasan tersier berperan dalam memastikan keamanan produk ketika diangkut dalam jumlah besar untuk dikirim dalam perjalanan yang jauh. Contohnya adalah peti kemas. 



Cara pengemasan atau pembungkusan yang baik akan menguntungkan perusahaan karena berbagai hal berikut.

1) Bungkus yang indah atau menarik akan meningkatkan keinginan konsumen untuk membeli produk tersebut.

2) Bungkus yang unik dan memiliki ciri khas tertentu akan memudahkan konsumen untuk mengingat produk tersebut. 3) Bungkus yang baik akan melindungi kualitas (mutu) produk.

4) Memudahkan pengangkutan (transportasi) produk.

5) Memudahkan penyimpanan dan penyusunan produk di rak toko (showroom).




PROMOSI SNACK HAPPY TOS

 Kelompok 2 :

1. Bunga Kayla Alfariza

2. Devi Nopitasari

3. Ismi Alifah

4. Keyzia Talulamalaika

5. Makayla Adiya Larasati

6. Raisya Adinda Riskyta


HAPPY TOS 


Ciki Happy Toss adalah produk camilan ringan yang biasanya berbentuk keripik atau snack renyah dengan berbagai rasa yang menggugah selera. Nama "Happy Toss" mencerminkan kesenangan dan kegembiraan yang ingin disampaikan melalui produk ini. Ciki ini dicipatakan untuk menjadi teman sempurna dalam berbagai kesempatan, menawarkan rasa yang lezat dan tekstur yang menggembirakan. 

Kemasan Ciki Happy Toss dirancang dengan penuh keceriaan dan daya tarik visual yang menonjol. Dengan warna-warna cerah dan desain yang dinamis, kemasan ini langsung menarik perhatian di rak-rak toko. Setiap varian rasa memiliki kombinasi warna yang berbeda, membuatnya mudah dikenali oleh konsumen. Gambar-gambar yang menunjukkan tekstur renyah dari ciki dan bahan-bahan lezat yang digunakan juga menambah daya tariknya. Ukuran kemasan yang praktis menjadikannya mudah dibawa ke mana saja, sempurna untuk dinikmati kapan saja. Selain itu, logo "Happy Toss" yang mencerminkan keceriaan menambahkan sentuhan ceria pada keseluruhan desain kemasan.

Komposisi Ciki Happy Toss bisa bervariasi tergantung pada varian dan rasa produk. Namun, umumnya, camilan ini terbuat dari bahan-bahan seperti:
  • 1. Tepung: Biasanya tepung terigu atau tepung beras sebagai bahan dasar.
  • 2. Minyak: Untuk menggoreng atau menambah rasa, seperti minyak kelapa sawit.
  • 3. Bumbu dan Rasa: Berbagai bumbu dan perasa, seperti garam, penyedap rasa, atau bumbu khusus untuk memberikan cita rasa.
  • 4. Gula: Kadang digunakan untuk menambah rasa manis, tergantung pada varian rasa.
  • 5. Pewarna dan Perisa Buatan: Untuk memberikan warna dan aroma yang menarik.

Makan Ciki Happy Toss dapat memberikan beberapa manfaat sebagai camilan, seperti:
  • 1. Kesenangan dan Kenikmatan: Memberikan rasa yang lezat dan memuaskan, meningkatkan suasana hati.
  • 2. Energi Cepat: Sumber energi instan untuk membantu mengatasi rasa lapar ringan atau meningkatkan semangat.
  • 3. Kemudahan: Mudah dibawa dan dikonsumsi di mana saja, cocok untuk camilan saat bepergian atau saat istirahat.

Namun, penting untuk diingat bahwa camilan seperti Ciki Happy Toss sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah moderat dan seimbang dengan diet yang sehat untuk menghindari konsumsi berlebihan yang bisa berdampak negatif pada kesehatan.

"Rasakan keceriaan setiap gigitan dengan Ciki Happy Toss! Ciki renyah dengan rasa yang menggugah selera, cocok untuk menemani hari-hari ceria Anda. Dapatkan segera dan buktikan kenikmatannya!"

kalian bisa juga loh menonton vidio promosi produk ciki happy toss melalui link di bawah ini yaaa !!!

https://youtu.be/BGTSnH-oilw?si=wlGtVyexCaopIAvB


Kamis, 08 Agustus 2024

KERJA SAMA DI BIDANG DIGITAL



 1. Program affiliate marketing adalah sebuah kerja sama yang dilakukan oleh sebuah media atau blogger dengan brand.

Dalam praktiknya, sebuah media akan membuat artikel atau menerbitkan rangkuman informasi dari sebuah produk. Kemudian, artikel tersebut akan diberi link ke situs brand produk tersebut. Tujuan dari strategi ini adalah untuk meningkatkan awareness sebuah produk dan meningkatkan penjualan. 

macam - macam dari afiliasi marketing, yaitu:

Pay per click (PPC) Bayar Perklik

•Pay per sale (PPS) Bayar setiap penjualan

• Pay per lead (PPL) Bayar ketika mengajak orang untuk bergabung


Program afiliasi yg berasal dari Indonesia:

Penyedia afiliasi, yaitu

Lazada.com, Blibli.com & Matahari Mall.com

• Ratakan.com

• Tripadvisor. co.id

• Niagahosrer.com


Bidang nya yaitu:

• Produk market place

• Produk digital

• Penjualan tiket pesawat & hotel

• Produk hosting & server

DOMAIN

 

Pengertian Domain

Domain adalah nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi nama server komputer seperti web server atau email server di jaringan Komputer ataupun Intenet.

Nama Domain kadang disebur pula dengan istilah URL atau alamat website.


Fungsi Domain

Fungsi Domain adalah untuk mempermudah pengguna di Intenet pada saat melakukan akser ke server.

Domain = Nama Unit (www.facebook.com)

1). Top Level Domain = Label paling kanan menyatakan top Lever domain - domain tingkat atas tinggi (misalkan, alamat waren.wikipedia. ong memiliki top-level domain org).

Setiap label disebelah kirinya disebut sub-divisi atau subdomain

wikipedia.org : wikipedia ( sub domain)

id.wikipedia.org : id (sub domain) 


2).Subdomain = setelah level disebelah kirinya menyatakan sebuah sub divisi atau subdomain. contoh : wikipedia.org merupakan subdomain dari org


3). Nama Host Domain = bagian paling kiri dari bagian nama domain, biasanya menyatakan nama host.

 contoh : nama domain www.wikipedia.com memiliki nama host www.


Domain di Indonesia:

1. Acid.id: jenis domain yang digunakan bagi lingkungan akademik/ Perguruan tinggi dengan ketentuan & kebijakan yang telah ditetapkan. 

2. co.id: jenis domain yang digunakan organisasi komersial & diperuntukan bagi perusahaan yg kententuan & kebijakan sudah ditetapkan. 

3. Or.10: jenis domain yg digunakan bagi organisasi yg masuk kedalam karegori domain. 

4. Net-10: jenis domain yg digunakan bagi organisasi Pemegang izin penyelenggara jasa komunikasi dengan ketentuan & kebijakan yang telah ditetapkan. 

5. Web.id: jenis domain yg digunakan bagi personal dan organisasi dengan ketentuan & kebijakan yang telan ditentukan. 

6. Sch. id: Jenis doman yg digunakan bagi sekolah dengan ketentuan & kebijakan yong telah ditentukan. 

7. 90-id: jenis domain yang digunakan khusus bagi instalasi pemerintah dan ketentuan & kebijakan yg ditentukan. 

8. Mil-10: Jenis domain yang digunakan bagi kalangan militer. 

9. War-net. id: Jenis domain yang digunakan bagi warung internet. 


RUANG LINGKUP ANALISIS DATA DIGITAL

 1. Pengertian Analisis dan Data Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), analisis diartikan sebagai pemecahan masalah atau perincian suat...